Dikawal Super Ketat, 12 Gembong Narkoba Beresiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

29 Desember 2021, 16:56 WIB
Proses pemindahan 12 gembong narkoba beresiko tinggi ke Lapas Nusakambangan, /Antara

IniPurworejo.com - Sebanyak 12 narapidana (napi) beresiko tinggi dipindahkan ke Lapasa Karanganyar, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Mereka dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Bangli, Bali ke Nusakambangan yang menerapkan pengamanan super maksimum (super maximum security), Rabu, 29 Desember 2021.

Koordinator Lapas Se-Nusakambangan dan Cilacap Jalu Yuswa Panjang, mengatakan para napi tersebut merupakan bandar narkoba berisiko tinggi (high risk).

Baca Juga: Serial Hit Dunia Squid Game Season 2 Segera Diproduksi, Seperti ini Gambarannya

"Mereka yang divonis dengan hukuman berkisar 6-20 tahun, bahkan ada yang seumur hidup," kata Jalu Yuswa Panjang dalam keterangannya di Cilacap.

Jalu menjelaskan sebanyak 12 napi Lapas Narkotika itu tiba di Dermaga Wijayapura, Cilacap, pada Rabu pagi pukul 05.50 WIB, dengan pengawalan ketat.

Selanjutnya diseberangkan dengan menggunakan kapal penyeberangan menuju Dermaga Sodong di Pulau Nusakambangan.

Sesampainya di Dermaga Sodong, kata dia, 12 napi kasus narkoba tersebut dibawa menuju Lapas Karanganyar dengan menggunakan Bus Transpas.

Baca Juga: Menolak Dijajah Pandemi, Trustono Raup Rejeki dari Seni Lukis Bakar atau Phyrograph

"Sekarang mereka telah berada di Lapas Karanganyar yang menerapkan super maximum security dengan sistem one man one cell (satu kamar sel diisi satu orang, red.)," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan pemindahan napi berisiko tinggi itu ke lapas dengan pengamanan super maksimum.

Hal ini merupakan bagian dari revitalisasi pemasyarakatan dalam rangka memutus rantai peredaran narkoba di dalam lapas.

Selain itu, kata dia, pemindahan napi tersebut merupakan bentuk pencegahan terhadap kemungkinan adanya gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas maupun rumah tahanan negara (rutan).

Baca Juga: Shin Tae-yong Optimistis Menang, Berikut Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Thailand Final AFF

Sehari sebelumnya, Selasa, 28 Desember 2021, pihaknya juga menerima pemindahan empat napi kasus narkoba maupun pembunuhan.

Mereka sebelumnya menjalani pidana penjara di Lapas Idi dan Lapas Lhoknga, Aceh.

"Empat napi berisiko tinggi dengan vonis berkisar 16-20 tahun itu saat sekarang telah berada di Lapas Karanganyar," pungkasnya.***

Editor: Sudarno Ahmad Nashori

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Terpopuler